expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Cara mudah mendapatkan kredit bangun rumah (KBR)



Mengapa harus repot-repot membangun rumah daripada membeli rumah yang sudah jadi? Alasannya:
1. Model rumah yang dijual tidak sesuai dengan selera anda.

2. Tata ruangan rumah ready tidak sesuai dengan keinginan.

3. Luas tanah atau pun bangunan rumah ready(rumah jadi) kurang luas

4. Faktor lingkungan rumah jadi yang di jual tidak cocok dengan  kitMembeli rumah kadang

5. Rumah merupakan cerminan pemiliknya. Hal inilah yang membuat sebagian orang memilih membangun rumah sendiri, dibanding membelinya lewat developer.

Namun sayang..., membangun rumah dari nol memerlukan biaya tak sedikit. Sehingga terkadang Anda harus menggunakan fasilitas pinjaman dari institusi keuangan seperti bank.yang umumnya mnyediakan fasilitas Kredit Bangun Rumah (KBR) untuk membangun rumah di atas tanah milik Anda.


Adapun persyaratan untuk memperoleh KBR, yakni:

  • - Sertifikat tanah, 
  • - Rancangan Anggaran Bangunan (RAB), 
  • - Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

✔Sertifikat tanah, selain sebagai tanda keabsahan tanah tersebut, juga bisa di jadikan agunan untuk mendapat KBR.
Untuk membuat RAB, Anda bisa minta bantuan kontraktor untuk membuatkan. Biasanya kontraktor memiliki format RAB standar sehingga lebih memudahkan.

✔Jika belum memiliki IMB, Anda dapat mengurusnya di kecamatan (untuk tanah maksimal 200 m²) atau ke dinas tata kota (untuk tanah lebih dari 200 m²). Proses IMB membutuhkan waktu 2 – 3 bulan.
Setelah anda menyiapkan RAB dan IMB, sertakan slip gaji (jika suami-istri bekerja, sertakan slip gaji keduanya), fotokopi surat nikah, KTP, dan sertifikat tanah ke dalam aplikasi KBR.

Setelah aplikasi diterima, petugas bank akan datang survey ke lokasi dan melihat kondisi tanah sekaligus melakukan assessment. Biasanya tidak sampai seminggu, jika semua kondisi sesuai, petugas bank akan menghubungi dan meminta Anda ke notaris yang ditunjuk untuk menandatangani perjanjian akad kredit. Dan beberapa hari kemudian, uang akan ditransfer ke rekening Anda oleh bank yang bersangkutan.

Transfer dana untuk KBR akan dilakukan bertahap sesuai dengan tahapan pembangunan yang dibuat oleh kontraktor dalam RAB. Pihak bank juga akan mengawasi progres pembangunan, apakah sesuai dengan yang terdapat dalam RAB atau tidak. Pasalnya, bunga yang relatif lebih rendah dibanding kredit tanpa agunan (KTA), membuat banyak Nasabah tergiur menyalahgunakan uang KBR, tidak untuk membangun rumah.tapi untuk tujuan lainnya.

Pengalaman Kami sebagai kontraktor, ada juga klien-klien kami yang membangun rumanya menggunakan fasilitas KBR. Dan semuanya berhasil mendapatkan KBR, Maka disini peranan kami ternyata sangat membantu dan sangat mempermudah klien untuk mendapatkan KBR. Mulai dari perencanaan bangunan, disain bangunan, pembuatan RAB, juga terkadang kami di mintai bantuan oleh klien untuk mengurusi pengajuan IMB karena salah satu persyaratan pengajuan kredit.(Egi masna)

Baca juga: