expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Syarat dan ketentuan investor empros properti

1.  CV.EMPROS adalah perusahan yang bergerak dibidang Kontraktor jasa Konstruksi, Arsitek, Property, dan  Perdagangan umum.

2.  EMPROS PROPERTI adalah program yang dibentuk CV.EMPROS, yang dalam ketentuan ini dapat disebut pula sebagai “EMPROS” atau 
     “penanggung jawab EMPROS PROPERTI”.

3.  CV.EMPROS dalam ketentuan ini dapat di sebut sebagai “EMPROS properti”, “EMPROS”, atau “KAMI”.

4.  Program ini berlaku bagi seluruh pihak baik belum terdaftar resmi maupun yang telah terdaftar resmi sebagai MITRA EMPROS.

5.  Properti dalam ketentuan ini bisa juga di sebut dengan “tanah” , "bangunan", “rumah”, “perumahan”, “ruko”, atau “komoditi properti lainnya”.

6.  Patner dalam ketentuan ini bisa juga di sebut dengan “mitra”, “pemilik modal”, ”pemilik tanah”, “investor” , atau “pemilik properti”.

7.  Klien dalam ketentuan ini bisa juga di sebut sebagai konsumen, pelanggan, dan pembeli properti.

8.  perencanaan pengembangan properti yang di kelola dan di upayakan EMPROS properti  meliputi:
         (1)      melakukan kegiatan Riset dan observasi untuk rencana pengembangan properti
         (2)      pencarian, survey, dan pemilihan lokasi yang akan di kembangkan        
         (3)      Mencari dan mengundang patner yang berminat untuk bekerjasama dalam program pengembangan properti oleh EMPROS Properti.
         (4)      Menjadi fasilitator untuk pengadaan lahan yang di perlukan untuk rencana pengembangan properti.
         (5)      Bersama-sama dengan patner membuat konsep dan tata rencana pengembangan properti.
         (6)      melakukan pengurusan Ijin pengembangan properti. 
          (7)      Membuat strategi pemasaran properti dan membentuk tim pemasaran untuk melakukan pemasaran properti kepada konsumen properti.
         (8)      Melakukan pelaksanaan pengembangan properti.
         (9)      Melakukan manajemen pengelolaan pengembangan properti, dengan MITRA sebagai sharing patner.

9.    Calon Mitra EMPROS PROPERTI  dapat  mengajukan Asset maupun Modal yang akan diikutsertakan dalam program EMPROS PROPERTI.
10.  Untuk Asset Berupa Lahan atau tanah Peruntukan pengembangan  properti yang dapat di ajukan oleh calon Mitra EMPROS PROPERTI 
        memenuhi syarat sebagai berikut:

(1)    Tanah berada di lokasi yang cukup strategis untuk dapat dikembangkan, dekat dengan pusat keramaian , jaringan transportasi umum, dan fasilitas umum seperti, klinik kesehatan, pasar, minimarket, sekolah, tempat peribadatan, dan lain-lain.
(2)    Lokasi tanah untuk sementara ini masih di utamakan berada di wilayah propinsi DKI Jakarta, propinsi  Jawa barat, dan propinsi Banten, khususnya di wilayah JABODETABEK.
(3)    Tanah memiliki akses langsung ke jalan Aspal yang dapat di lalui oleh dua kendaraan yang berpapasan,  lebar jalan minimal adalah 4,5 meter
(4)    Tanah dekat atau di lalui jaringan Listrik PLN, jarak lokasi tanah ke Tiang jaringan listrik PLN minimal 20 meter.
(5)    Tanah memiliki akses langsung ke sistem drainase lingkungan, seperti parit, got, gorong-gorong, kali, atau sungai.
(6)    Tanah memiliki dokumen kepemilikan yang sah dan valid seperti AJB dan SHM, tidak dalam status tanah sengketa.
(7)    Luas Tanah yang dapat di ajukan sebagai asset penyertaan modal program EMPROS PROPERTI adalah minimal seluas 100 meter persegi (m2)
(8)    Bentuk tanah yang ideal ialah bentuk persegi.
(9)    Jika calon mitra Bukan pemilik langsung seperti ahli waris dari pemilik sah misalnya,maka calon mitra harus memiliki surat kuasa dari Pemilik sah untuk menyertakan tanah tersebut menjadi modal atau penanaman modal usaha properti.
(10) Jika calon mitra adalah pemilik langsung dari tanah yang hendak disertakankan sebagai modal, maka calon mitra harus memberikan daftar ahli warisnya untuk keperluan pembayaran hak-hak nya sebagai investor oleh EMPROS PROPERTI.

11.  Asset Berupa tanah milik mitra akan di perhitungkan nilainya sesuai harga yang di minta oleh mitra dan masih merupakan harga yang wajar bila
       di bandingkan dengan harga pasaran tanah di lokasi tanah tersebut. dan nilai harga tanah akan disebut sebagai ”jumlah uang” dan di hitung
       sebagai "dana" investasi didalam permodalan suatu program EMPROS PROPERTI.

12.  Untuk Asset Berupa Uang sebagai dana investasi pengembangan  properti yang dapat di ajukan oleh calon Mitra EMPROS PROPERTI harus
       dapat menerima prasyarat sebagai berikut:
(1)   Uang yang di investasikan adalah “uang yang sah” yang berasal dari sumber-sumber keuangan yang Legal. dan bukan dari upaya pencucian uang yang dilarang oleh hukum dan perundang-undangan yang berlaku.
(2)    Modal berupa uang yang dapat di ajukan sebagai penanaman modal dalam program pengembangan properti oleh EMPROS adalah minimal sebesar Rp. 300.000.000,-(Tiga Ratus Juta Rupiah) atau setara dengan biaya pembangunan 1 unit rumah type luas bangunan 45 dengan spesifikasi bangunan level menengah.
(3)   Uang yang di investasikan adalah benar-benar uang yang bisa ditanamkan dalam jangka waktu 1 periode/putaran suatu program EMPROS Properti Dan bukan uang yang sewaktu-waktu di tarik oleh investor/mitra untuk keperluan lain.
(4)   Jika calon mitra bukan pemilik langsung atas dana yang hendak ditanamkan, maka calon mitra harus memiliki surat kuasa dari pemilik sah uang tersebut untuk memutarkan atau menanamkan uang tersebut dalam bentuk investasi atau penanaman modal usaha properti.
(5)   Jika calon mitra adalah pemilik langsung dari uang yang hendak ditanamkan, maka calon mitra harus memberikan daftar ahli warisnya untuk keperluan pembayaran hak-hak nya sebagai investor oleh EMPROS PROPERTI.

13. Dalam penjajakan kerjasama di lakukan melalui tahapan dialog dan musyawarah yang intens dengan transparan, dan semangat untuk
      mewujudkan kerjasama yang saling menguntungkan antara EMPROS dengan calon mitra.

14.  perjanjian  Kerjasama di bidang pengembangan properti antara EMPROS dan Calon mitra dilakukan di Hadapan Notaris, dan dengan otomatis
      merubah status Calon mitra menjadi mitra resmi EMPROS.

15. EMPROS sebagai penyelenggara dan pengelola program investasi dan pengembangan properti “EMPROS PROPERTI”,  bertanggung jawab
      dalam hal perencanaan pengembangan properti, pelaksanaan pengembangan properti, pemasaran komoditi properti yang dikembangkan, dan 
      bertanggungjawab atas pemenuhan hak-hak MITRA EMPROS seperti hak atas deviden dan hak atas pengembalian modal MITRA EMPROS, 
      setelah komoditi properti hasil pengembangan program EMPROS properti telah terjual seluruhnya(sold out).

16.  Mengenai masa waktu penanaman modal para mitra baik sebagai pemilik tanah maupun pemilik modal, ataupun sebagai keduanya,  dan 

        EMPROS PROPERTI SEBAGAI MANAJEMEN pengelola, maka waktu pembayaran deviden/pembagian laba usaha di tentukan sebagai berikut:
          (1)   Dana investasi yang menjadi modal pengembangan yang di tanamkan tidak dapat ditarik sebelum closing/laku terjual(sold out)  seluruh 
                  unit komoditi properti yang di pasarkan.
          (2)   Dana yang dapat di tarik investor adalah Deviden/laba keuntungan dari penjualan setiap unit properti yang telah terjual.
          (3)   Besarnya deviden adalah sesuai dengan persentase kepemilikan modal yang di tanamkan dalam suatu program EMPROS PROPERTI.
          (4)   Waktu pembayaran Deviden adalah pada saat setelah seluruh pembayaran pembelian setiap unit properti dari pembeli telah di terima 
                  EMPROS PROPERTI.
          (5)   Apabila harga jual dan Laba unit-unit dinaikan karena meningkatnya permintaan, maka otomatis hak jumlah deviden investor turut 
                  meningkat.
          (6)   Pengembalian seluruh modal investasi yang di tanamkan investor dalam suatu program EMPROS PROPERTI  dilaksanakan setelah
                  suatu program yang diikuti oleh investor telah sold out seluruhnya.
(7)   Atas setiap pembayaran uang baik berupa uang deviden maupun uang modal yang diterima oleh    investor dari EMPROS PROPERTI,
        investor wajib menyerahkan tanda terima/ bukti telah menerima uang kepada EMPROS PROPERTI yang di bubuhi materai secukupnya.

17. Dalam proses penjajakan kerjasama di lakukan melalui tahapan dialog dan musyawarah yang intens dengan transparan, dengan itikad yang baik
      dan dilandasi semangat untuk mewujudkan kerjasama yang saling menguntungkan antara EMPROS dengan calon mitra.

18perjanjian  Kerjasama di bidang pengembangan properti antara EMPROS dan Calon mitra dilakukan di Hadapan Notaris, dan para saksi dari
      pihak EMPROS, dan saksi dari pihak MITRA EMPROS.

19. setelah melakukan kontrak kerjasama maka , calon mitra otomatis resmi berubah status menjadi  MITRA EMPROS dan dianggap telah setuju 
      dengan syarat dan ketentuan kerjasama dalam pengembangan properti yang di program EMPROS PROPERTI.

20Klien tidak dapat mengalihkan statusnya, Hak-hak dan kewajibannya sebagai MITRA EMPROS, kepada pihak lain.

21EMPROS PROPERTI hanya bertanggung jawab  Kepada Mitra EMPROS  yang menandatangani perjanjian kerjasama dengan EMPROS,
      EMPROS tidak bertanggungjawab kepada pihak lain yang tidak tercantum sebagai Mitra dalam surat perjanjian.

22Apabila MITRA EMPROS mewakili institusi, perusahaan atau lembaga maka EMPROS tidak bertanggungjawab kepada institusi, perusahaan dan
       lembaga yang di wakili oleh MITRA EMPROS.  EMPROS hanya bertanggungjawab secara profesional kepada Mitra yang menandatangani
       surat perjanjian dengan EMPROS.

23Pembatalan Perjanjian Kerjasama oleh MITRA EMPROS pada saat pengembangan sedang di proses oleh EMPROS, tidak dapat di benarkan 
      dengan alasan apapun. Pembatalan kerjasama yang sudah disahkan, hanya bisa dilakukan berdasarkan kehendak EMPROS dan MITRA
      EMPROS dan harus pula dilakukan di hadapan notaris, dan para saksi dari pihak EMPROS dan dari pihak MITRA EMPROS.

24EMPROS bertanggung jawab atas asset-asset MITRA EMPROS yang di percayakan pengelolaannya kepada EMPROS,dan atas pemenuhan
      hak-hak MITRA EMPROS sebagai penanam modal program pengembangan EMPROS PROPERTI.

25. segala strategi dan kebijakan usaha EMPROS PROPERTI akan di presentasikan kepada MITRA EMPROS dan melalui mekanisme pengesahan
      keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat, demi kepentingan bersama EMPROS dan MITRA EMPROS.

26. Kontrak kerjasama program EMPROS PROPERTI dinyatakan berakhir pada saat hak-hak deviden dan pengembalian modal MITRA EMPROS 
      telah di bayar lunas oleh EMPROS.

27.  Pengembalian modal MITRA EMPROS yang berupa uang akan di kembalikan dalam bentuk uang sesuai dengan jumlah modal yang di
       tanamkannya, Adapun pengembalian modal MITRA EMPROS yang berupa tanah akan di kembalikan dalam bentuk uang seharga tanah yang di
       sepakati pada saat kontrak kerjasama.

28. Calon Mitra yang berminat untuk ikut serta sebagai MITRA EMPROS dalam program pengembangan properti oleh EMPROS PROPERTI dapat
      menghubungi nomor telepon 0813 8911 3085, dan bertemu langsung dengan penanggungjawab EMPROS  di alamat kantor kami: Jl. Ciomas 
      Harapan no. 14-15, Mekarjaya Ciomas, Bogor, Jawa barat, Indonesia.

29Seluruh pihak yang terdaftar sebagai konsumen produk dan jasa EMPROS, terikat serta tunduk terhadap syarat dan ketentuan dan/atau
      peraturan-peraturan yang diberlakukan dalam program ini.