expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

tips sukses membangun rumah sendiri dengan tuntas, tanpa berhenti di tengah jalan

Berencana hendak membangun rumah sendiri? Apa yang kami maksud membangun sendiri disini? Tentunya bukan anda sendiri yang menjadi tukang bangunan untuk membangun rumah anda sendirian, tapi maksud membangun  rumah sendiri ialah anda yang menjadi manajer untuk mengelola pembangunan rumah anda sendiri tanpa di serahkan kepada kontraktor atau pemborong bangunan.
Okelah..membangun rumah sendiri sudah ada niat..,Tapi anda merasa kurang yakin untuk melakukannya? Takut gagal? Mengingat anda tidak atau kurang mengerti proses pembangunan rumah mulai dari perencanaan, berapa biaya atau budget yang harus anda siapkan, dan bagaimana mencari para tukang yang akan mengerjakan bangunan anda serta mengatur dan mengawasi para pekerja atau para tukang bangunan agar dapat bekerja secara oftimal, sehingga membuat hasil pekerjaan yang baik sesuai yang anda harapkan.
Berikut ini kami berikan tips untuk membantu anda agar sukses membangun rumah sendiri dengan tuntas, tanpa berhenti ditengah jalan. 

1. KETAHUI DULU KEBUTUHAN DAN KEINGINAN ANDA MENGENAI RUMAH YANG HENDAK DI BANGUN
Jika kita hendak membangun rumah, hal pertama yang harus di pikirkan adalah mengetahui secara pasti kebutuhan ruang untuk menampung penghuni rumah anda nantinya, berapa jumlah kamar tidurnya, berapa kamar mandinya, berapa ruangan selain kamar tidur yang hendak di buat: ruang tamu, ruang keluarga, dapur, ruang makan, ruang khusus ibadah, gudang, tempat cuci&jemur, kamar pembantu, garasi mobil, juga tetapkan luas taman, ruang sirkulasi seperti teras dan ruang terbuka, minimal 30% dari luas tanah yang hendak di bangun, dsb. Dan tetapkan luas meter persegi(m2) dari setiap ruangan, lalu jumlah totalkan. Misalnya luas seluruh bangunan 100m2 sedangkan tanah yang hendak di bangun luasnya juga 100m2 maka rumah harusdi rencanakan 2 lantai.  Namun Jika lahan cukup memadai maka rumah bisa di bangun 1 lantai saja jika anda suka.

2. BUATLAH INVENTORY/DAFTAR SPESIFIKASI BANGUNAN RUMAH
Buatlah spesifikasi bangunan rumah yang hendak anda bangun,  mulai dari atap hingga ke lantai, misalnya: hendak memakai:
- atap genteng premium, genteng morando berglazur, genteng plat beton, genteng pelentong, atap asbes, dsb.
- Rangka atap dari kayu, baja ringan, atau baja CNP,
- Plafon tripleks, gypsumboard, GRC, UPVC, dsb,
- Dinding rumah menggunakan apa: bata merah, batako, bata ringan(beton ringan)/selcon(hebel)
- Pelapis lantai akan memakai keramik ukuran berapa: 30x30, 40x40, 50x50, 60x60? Atau memakai lantai granit ukuran berapa? 50x50, 60x60, 80x80, atau 100x100?
- Kusen pintu hendak pakai almunium ukuran berapa 3 inch atau 4 inch?, merk apa?  Atau jika hendak pakai kusen dari kayu hendak pilih kayu apa? Jati, kamper, merbau, kayu kelapa, kayu meranti, atau kayu borneo?
- Konten kamar mandi, hendak pakai pelapis dinding keramik ukuran berapa, lantai keramik ukuran berapa, sanitair hendak pakai klosed berapa? Klosed duduk atau jongkok? Merk apa?
- Dan lain-lain.

3. MENGHITUNG BUDGET ANGGARAN UNTUK MEMBANGUN RUMAH
Berdasarkan kebutuhan total luas ruang yang hendak dibangun dan daftar spesifikasi bangunan mulailah menghitung budget anggaran untuk membangun rumah anda, jika tidak mau pusing atau anda bingung untuk menghitungnya sendiri maka anda bisa menggunakan jasa konsultan bangunan seperti kontraktor/arsitek untuk membuatkan Rencana Anggaran Biaya Bangunan (RAB) dengan membayar fee pembuatan RAB tersebut. atau anda bisa menghitung sendiri biaya anda dengan membagi komponen pembiayaan meliputi: biaya bahan-bahan bangunan, biaya upah pekerja bangunan. Untuk biaya bahan-bahan bangunan anda harus mengetahui kebutuhan pemakaian bahan untuk setiap bagian bangunan. Misalkan bagian atap, anda harus tahu berapa buah bata yang dibutuhkan untuk 1 meter dinding ? kalikan dengan tinggi dinding misalnya 3 meter lalu kalikan lagi dengan panjang seluruh dinding rumah. Lalu berapa buah genteng yang di butuhkan untuk luas 1 meter atap, dan jangan lupa pula bahwa menghitung luas atap tentunya tidak sama dengan menghitung luas bangunan, karena atap berbentuk bidang miring yang artinya pasti luas nya lebih luas dari pada bidang datar/rata. Jika anda kesulitan menetukan jumlah kebutuhan bahan bangunan, anda bisa berkonsultasi dengan seorang tukang bangunan yang sudah berpengalaman, sehingga ia dapat memberi tahu jumlah kebutuhan genteng untuk atap, bata untuk dinding, dsb. Lalu kalikan dengan harga satuan masing-masing bahan.

4. MEMPERSIAPKAN DANA PEMBANGUNAN
Setelah anda menghitung budget pembangunan atau juga telah mempunyai RAB dari konsultan bangunan, maka yang harus anda lakukan adalah mempersiapkan dana untuk pembangunan rumah anda. Dana bisa dari tabungan anda atau pinjaman, baik dari bank atau dari perorangan. lalu yang harus anda lakukan adalah membuat mark up anggaran tambahan sebesar minimal 20% untuk antisipasi kebutuhan pembangunan yang tak terduga.

5. MEMBUAT PENYESUAIAN PEMBANGUNAN DENGAN MENETAPKAN PRIORITAS PEMBANGUNAN
jika dana yang anda kumpulkan belum mencukupi, maka anda harus membuat penyesuaian pembangunan rumah anda dengan menetapkan prioritas pembangunan, artinya mendahulukan pembangunan yang lebih penting, dan menunda dulu pembangunan yang sifatnya sekunder. Misalnya kamar tidur di kurangi dari 4 kamar menjadi 3 kamar, menunda/menghilangkan ruangan-ruangan yang kurang prioritas, misalkan: gudang, kamar pembantu, dsb. Dan bila perlu anda bisa menurunkan spesifikasi bahan, misalnya mengganti pilihan atap genteng premium menjadi atap genteng morando, atap genteng plentong atau atap asbes, mengganti pilihan lantai granit menjadi lantai keramik, mengganti jenis kayu pintu dari jati menjadi kamper, atau meranti, dsb.
Bisa jadi anda harus menghitung ulang biaya pembangunan dari awal lagi sehingga mendapatkan jumlah total sesuai dana yang tersedia.

6. MEMBUAT DISAIN, GAMBAR KONSEP BANGUNAN, DAN GAMBAR RENCANA KERJA
Setelah membuat penyesuaian pembangunan, maka anda bisa mulai membuat disain/gambar konsep rumah yang hendak didirikan, jika tak ingin keluar biaya untuk membuat disain, maka anda bisa browsing memilih gambar-gambar fasade dan denah rumah di internet yang sesuai dengan selera dan juga budget pembangunan rumah anda, tapi jika ingin puas sebaiknya anda menyisihkan sebagian dana untuk  membayar jasa atrsitek untuk membuatkan gambar denah dan fasade rumah anda. Keuntungan menggunakan jasa arsitek adalah antara fasad dan denah serta kebutuhan tata ruangan yang kita kehendaki bisa sinkron.

7. MENGURUS IJIN MENDIRIKAN BANGUNAN(IMB)
Setelah anda memiliki gambar konsep bangunan seperti denah dan gambar fasade rumah, anda bisa mulai mengurus Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah anda ke dinas pemerintah yang terkait, yakni ke Dinas Tata Kota, biasanya Dinas Tata Kota juga mensyaratkan gambar struktur, dan juga RAB, maka anda bisa membayar konsultan bangunan atau seorang sarjana teknik sipil untuk membuatkannya. Mengapa harus demikian? Karena dibutuhkan pengetahuan akademisi atau bila seorang yang membuat gambar struktur dan RAB itu adalah seorang otodidak, setidaknya memiliki pengalaman dan pengetahuannya cukup di bidang pembangunan.

8. MENCARI, MEMILIH, MEREKRUT, DAN MEMBUAT KESEPAKATAN DENGAN TENAGA TUKANG BANGUNAN
Kemudian anda harus mulai mencari tukang sendiri, dan anda harus dapat memilih tukang yang memiliki keterampilan dan pengalaman yang cukup baik, karena tidak semua tukang memiliki keterampilan dan pengalaman yang cukup. Jangan sampai pembangunan rumah anda di kerjakan oleh tukang bangunan yang kurang menguasai pekerjaannya. Tukang yang cukup terampil biasanya sudah menggeluti pekerjaan nya sebagai tukang bangunan minimal 5 tahun. Tapi ini juga tidak selalu bisa di jadikan patokan dalam hal pemilihan tukang. Biasanya seorang kontraktor profesional memiliki mata yang jeli ketika memperhatikan kualitas pekerjaan tukang bangunan, bisa mengklasifikasi level/grade keterampilan seorang tukang.  Maka anda bisa menyewa jasa tenaga bangunan dari seorang kontraktor, biasanya dengan sistem borong tenaga per meter persegi bangunan yang hendak di bangun.

9. MEMBUAT DAFTAR PEMBELIAN BAHAN BANGUNAN DAN MENGATUR JADWAL PEMESANAN BAHAN
Buatlah daftar pembelian bahan bangunan dan bautlah jadwal pembelian atau Delivery Order(D.O.) bahan bangunan sesuai dengan kebutuhan yang hendak di gunakan oleh Tukang bangunan, yakni sesuai tahapan pembangunan rumah, misalnya ketika baru tahap pekerjaan pembuatan pondasi batu kali maka pesanlah bahan bangunan Batu belah, semen, dan pasir pasang, jangan dulu minta di kirim genteng dari suplier, karena belum waktunya.

10. MEMBUAT JADWAL RENCANA KERJA HARIAN PARA PEKERJA BANGUNAN
Agar proses pembangunan rumah anda menjadi efektif, terarah dan terukur, maka sebaiknya anda membuat schedule/ jadwal rencana kerja harian bagi para tukang, namun harus disesuaikan dengan jumlah pekerja yang di kerahkan, faktor cuaca, juga dengan hari-hari Libur kerja. Jadwal kerja harian bisa dibuat perminggu, perbulan, atau di buat jadwal untuk secara keseluruhan proses pembangunan dari awal hingga target selesainya pembangunan misalkan di targetkan rumah selesai pembangunannya dalam 5 bulan maka buatlah rencana kerja harian para tukang untuk 5 bulan. Biasanya yang sudah terbiasa membuat rencana kerja harian para tukang bangunan adalah seorang kontraktor. Kontraktor biasanya mampu membuat schedule pekerjaan proyek dari hari pertama hingga hari terakhir pembangunan di targetkan selesai.

11. MEMINTA IJIN TETANGGA DAN LINGKUNGAN SEKITAR RUMAH
Mintalah ijin kepada tetangga anda, terutama tetangga yang terdekat, apalagi rumah tetangga tersebut menempel langsung dengan dinding rumah yang akan di bangun, juga meminta ijin bahwa anda hendak membangun rumah kepada pengurus RT atau RW setempat. buatlah kesepakatan dengan tetangga terdekat, bahwa anda akan mengganti kerusakan rumah tetangga tersebut, apabila ada kerusakan yang yang disebabkan proses pembangunan rumah. Agar dalam proses pembangunan rumah tetangga sudah dapat memaklumi dan memberikan toleransi atas gangguan-gangguan yang berimbas ke tetangga karena ekses-ekses negatif yang di timbulkan dari proses pembangunan anda nantinya.

12. MELAKUKAN PEMBELIAN BAHAN BANGUNAN SECARA BERTAHAP SESUAI JADWAL RENCANA KERJA
Sesuaikan saja pemesanan bahan ke toko/suplier bahan bangunan secara bertahap sesuaikan dengan jadwal pekerjaan yang akan di lakukan tukang bangunan. Jangan menumpuk-numpuk bahan bangunan yang belum di perlukan, karena kan menyebabkan kerusakan pada bahan-bahan tersebut, juga mempersempit ruang gerak, bagi aktifitas para pekerja banguann. Sebaiknya pemesanan dilakukan sehari sebelum esoknya bahan tersebut akan di gunakan oleh para tukang bangunan. Jangan terlambat memesan bahan bangunan. Pastikan setiap pagi sebelum para tukang memulai pekerjaannya, bahan yang diperlukan sudah tersedia di lokasi kerja, agar tidak menunggu pengiriman bahan terlebih dahulu, sehingga pekerjaan menjadi lebih efektif dari segi waktu/jam kerja para tukang. Komunikasikan kepada tukang yang paling senior bahan-bahan apa saja yang harus di sediakan untuk esok hari dan pesanlah ke toko bangunan untuk di kirim sore hari saat hari anda memesan, sehingga pada esok paginya para tukang bisa langsung bekerja, karena bahan-bahan yang di perlukan sudah tersedia, begitu pula bila ada peralatan kerja yang harus di beli.

13. MELAKSANAKAN PROGRESS PEMBANGUNAN DENGAN MENGACU PADA TAHAPAN RENCANA KERJA DAN GAMBAR KERJA
Gerakan para tukang untuk melaksanakan pekerjaan mengacu kepada tahapan-tahapan kerja  dan gambar-gambar kerja yang bisa anda minta buatkan kepada sarjana teknik sipil atau kontraktor. Mengapa di perlukan gambar kerja(bestek) ? karena merupakan acuan /petunjuk kerja bagi para tukang bangunan di dalam melaksanakan pembangunan, disamping itu bestek merupakan cetak biru(blue print) dari bangunan anda yang akan di perlukan apabila nantinya setelah rumah jadi, perlu perbaikan-perbaikan atau penambahan baru seperti plumbing, instalasi listrik, dan sebagainya.
Proses Pekerjaan harus berurutan di mulai dari tahap pengukuran, pembuatan bowplank atau minimal memasang patok-patok benang bangunan ,berlanjut ke tahap penggalian tanah untuk pondasi dan jalur pipa plumbing, pekerjaan pondasi, pekerjaan dinding, pekerjaan rangka atap, pekerjaan pasang atap dan seterusnya secara berurutan. Sebaiknya prioritaskan proses pekerjaan yang bisa cepat agar tidak lambat. Seperti pekerjaan pasang pondasi, pekerjaan pasangan bata dinding, hingga atap adalah pekerjaan yang seharusnya bisa cepat/di percepat. Akan tetapi pekerjaan finishing yang memang memerlukan waktu untuk kerapihan dan harus detail, jangan dipaksa dipercepat, karena akibatnya hasil akhir finishing menjadi kurang rapih.

14. MENGATUR PEMBAGIAN TUGAS PEKERJA BANGUNAN

Karena keahlian dan keterampilan kerja setiap pekerja bangunan berbeda-beda maka perlu di atur tugas-tugas yang berbeda antara tukang yang satu dengan tukang yang lainnya, maka disini peranan andalah selaku majikan/pemilik bangunan mengatur pembagian tugas setiap orang pekerja sesuai dengan keahliannya. Jangan paksakan suatu tugas kepada seorang pekerja yang tidak/kurang menguasai tugas pekerjaan tersebut karena hasilnya pasti akan kurang baik. Berikan lah tugas sesuai dengan keahliannya masing-masing. Miaslnya: tukang yang terbiasa mengerjakan pekerjaan dinding maka berikan tugas pekerjaan dinding, tukang yang biasa pasang keramik maka berikan tugas pasang keramik, tukang yang biasa pasang pintu dan jendela berikan tugas itu padanya, tukang yang biasa pasang instalasi listrik maka berikan tugas itu kepadanya, sehingga semua hasil pekerjaan akan maksimal. Janganlsh tukang yang hanya bisa pasang bata di suruh mengerjakan pemasangan keramik, karena pasti hasilnya tidak akan baik.

15. MENGAWASI PROSES PEKERJAAN PEKERJA BANGUNAN
Awasilah proese pekerjaan yang dilakukan para peekrja bangunan anda, pastikan mereka melaksanakan pekerjaan dengan benar sesuai prosedur kerja, dan sesuai petunjuk gambar kerja, dan biarkan para pekerja terlalu sering mengobrol, karena itu bisa memecah konsentrasi atas aktifitas kerja yang sedang dilakukannya sehingga bisa menyebabkan kesalahan kerja. Dan jangan biarkan pekerja diam tanpa melakukan aktifitas kerja apapun lebih dari 5 menit, karena itu akan berpengaruh mengurangi efektifitas waktu didalam melaksanakan pekerjaan. Jika seorang pekerja merokok sambil bekerja maka biarkanlah karena bagi banyak pekerja merokok sambil bekerja dapat meningkatkan semangat kerja.

16. SEDIAKAN LAH AIR MINUM DAN KONSUMSI SECUKUPNYA
Jangan pernah membiarkan pekerja kehausan kurang minum, sediakanlah air minum, sebaiknya sediakan galon air minum mineral, karena aktifitas kerja para tukang bangunan sangat menguras tenaga dan cairan tubuh, jika kurang minum maka bisa menyebabkan dehidrasi, dan menurunya stamina tubuh, bahkan bisa menyebabkan sakit. Dan bila perlu, sediakanlah kopi, dan konsumsi berupa snack(makanan ringan) yang bisa mengganjal perut, karena pekerjaan berat yang dilakukan para tukang bangunan cepat menguras energi dan menyebabkan perut cepat merasa lapar, jika perut mereka dibiarkan lapar maka emosi menjadi cepat meningkat, dan konsentrasi kerja pun menurun. Jika anda butuh tukang-tukang bangunan anda betah bekerja dan tidak pindah ke tempat lain maka jangan lupa! : sediakan air minum dan konsumsi secukupnya. Tapi jangan berlebihan, karena jika terlalu kenyang maka tubuh pekerja akan menjadi lamban bahkan mungkin juga mengantuk karena kekenyangan. Secukupnya saja agar perut mereka tidak kelaparan dan kehausan, ini demi kelancaran pembangunan rumah anda juga.

17. SEDIAKAN LAH KOTAK P3K DAN ALAT-ALAT KESELAMATAN KERJA DAN LAKUKAN LAH EMERGENCY
Kecelakaan kerja walau hal ini tidak pernah di harapkan, namun kerap kali terjadi apalagi pada pekerjaan yang sangat keras dan penuh resiko seperti pekerjaan para tukang bangunan. Maka untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diingikan maka siapkanlah kotak P3K untuk melakuakan pertolongan pertama apabila pekerja mengalami kecelakaan saat bekerja di tempat anda, siapkan obat luka, perban, plaster luka, cairan pencuci luka, obat memar, obat urut, dan lengkapi para pekerja dengan alat-alat keselamatan kerja seperti sepatu boot, helm proyek, tali pengaman, sarung tangan, dan sebagainya. Jika suatu ketika terjadi kecelakaan kerja yang menimpa pekerja maka segera lakukan pertolongan pertama, dan jika pekerja mengalami cidera yang cukup serius, segera bawalah pekerja ke klinik atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Ingatlah keselamatan para pekerja saat bekerja di tempat anda adalah merupakan tanggung jawab anda juga sebagai majikan/pemberi kerja.

18. MELAKUKAN PEMBAYARAN UPAH PARA PEKERJA SECARA KONSISTEN SESUAI KESEPAKATAN
Bayarlah upah para tukang secara konsisten sesuai kesepakatan diawal anda merekrut mereka dan lakukan pembayaran secara tepat waktu, jangan di undur-undur dan jangan di potong-potong  karena alasan apapun karena mereka akan menjadi tidak betah bekerja di tempat anda dan bisa saja pergi bekerja di tempat lain dan ini akan menyebabkan proses pembangunan rumah anda menjadi terganggu, karena anda harus mencari tukang-tukang yang lain untuk meneruskan pekerjaan pembangunan yang ditinggalkan tersebut dan itu menyita waktu.
Pemotongan upah pekerja sebisa mungkin dihindari Kecuali hanya saat mereka melakukan tindakan yang sangat merugikan anda seperti merusakan bahan atau peralatan yang mahal karena kelalaian mereka, tapi janganlah potongan terlalu memberatkan mereka. Labih baik jika anda ma’afkan saja apalagi kalau si pekerja tersebut adalah pekerja yang baik dan cukup handal, maafkan saja.. tapi tetap anda tegur agar yang bersangkutan lebih berhati-hati didalam bekerja agar kerusakan tidak terulang lagi. Lain halnya  jika pekerja sampai berani menggelapkan bahan atau peralatan, malah sebaiknya di pecat saja karena itu menandakan mentalitas pekerja tersebut tidak baik.

19. MELAKUKAN EVALUASI DAN KOREKSI KESALAHAN PEKERJAAN YANG DI LAKSANAKAN
Seringlah melakukan evaluasi dan koreksi apabila ada kesalahan kerja yang di lakukan oleh para pekerja, agar kesalahan tidak terulang lagi, jangan biarkan kesalahan kerja, karena akan menyebabkan hasil pekerjaan kurang baik, dan tentunya anda menjadi kurang puas dengan hasil pekerjaan tersebut. bersikaplah seperti seorang Juri atau penilai, jangan ragu untuk menegur pekerja yang melakukan kesalahan kerja, dan suruhlah dia memperbaiki kesalahannya tersebut. hal ini pada hakikatnya akan meningkatkan kinerja para pekerja, dan memberikan kepuasan bagi anda selaku pemilik rumah. apabila ada pekerja yang etos kerjanya kurang baik, sebaiknya di berhentikan saja dan di carikan pekerja yang lebih baik. Daripada mengganggu proses pembangunan dan merugikan anda.

20. MENGATUR PEMBUANGAN PUING DAN LIMBAH/SAMPAH PEMBANGUNAN
Setiap proses pembangunan pasti selalu menghasilkan puing dan juga limbah/sampah pembangunan baik sedikit maupun banyak, maka pikirkan lah kemana puing dan  sampah tersebut harus di buang, jangan biarkan puing dan sampah menumpuk karena disamping menyempitkan ruang gerak, menggangu pemandangan, juga dapat mengganggu kesehatan dan bisa membahayakan penghuni rumah maupun  Karena puing dan sampah yang di biarkan menumpuk biasanya di jadikan sarang oleh binatang seperti tikus, kecoa, rayap, kaki seribu, nyamuk, dan sebagainya juga dikhawatirkan bahaya dari adanya paku-paku berkarat, kawat dan besi berkarat yang bisa menyebabkan tetanus apabila menusuk ke aliran darah. Jika puing dan sampah sudah di buang maka areal pembangunan mejadi lebih bersih dan leluasa. Khususnya jika hendak membuat taman maupun carport rumah anda.
Jika anda bingung hendak membuang kemana puing dan limbah bangunan itu, maka anda bisa menggunakan angkut buang puing/jasa dump truck. Silahkan browsing di internet untuk menemukan penyedia jasa dump truck yang terdekat dari lokasi rumah anda.

21. MENUNTASKAN PEMBANGUNAN RUMAH
Setelah proses pekerjaan pembangunan rumah telah selesai maka lakukan lah tahapan  pembersihan akhir untuk membersihkan semua debu, noda cat dan bekas-bekas sisa bahan banguanan, guna menghilangkan sisa-sisa zat kimia dari bahan yang dapat membahayakan kesehatan. Pakailah pembersih debu, pembersih noda, pembersih kaca, pembersih porselen, keseluruh bagian ruangan hingga bersih betul. Setelah itu. Akhiri dengan baik hubungan kerja dengan para pekerja, ucapkan terimakasih kepada para pekerja yang telah melaksanakan pembangunan rumah anda hingga tuntas. Jika dana memungkinkan berilah bonus sebagai tanda terimakasih kepada para pekerja. dan adakanlah syukuran rumah dengan mengundang tetangga bila perlu.
Demikian tips sukses membangun rumah sendiri Selamat membangun ya..Tapi, jika anda sangat sibuk dengan pekerjaan atau bisnis anda, dan tidak ada keluarga atau teman yang bisa anda percayakan untuk menggantikan tugas  anda sebagai manajer proyek rumah anda sendiri maka solusinya adalah gunakan jasa kontraktor dan arsitek. semoga bermanfaat.